Tasya Kamila merupakan artis cilik yang tenar di tahun 90-an. Perempuan cantik ini lahir pada tanggal 22 November 1992 di Jakarta. Tasy...
Tasya Kamila merupakan artis cilik yang
tenar di tahun 90-an. Perempuan cantik ini lahir pada tanggal 22 November 1992
di Jakarta. Tasya memulai karir keartisan dengan menjadi bintang iklan salah
satu pasta gigi dan membintangi banyak iklan lainnya. Lagu Libur Telah Tiba
membawanya menjadi artis cilik yang sukses di masa itu. Wajah cantik dan imut
membuatnya mudah mendapat simpati dari masyaraklat. Pada tahun 2005, Tasya
Kamila mengeluarkan album The Very Best
Of Tasya yang berisikan 14 lagu. Tasya diangkat menjadi Duta Lingkungan
Hidup pada tahun 2005 dan Duta Kampanye Minum Susu pada tahun 2007. Tasya
meninggalkan predikat sebagai artis cilik dengan mengeluarkan Album remajanya
yang berjudul Beranjak Dewasa. Album
ini berisikan lagu-lagu cinta yang menandakan bahwa dirinya telah beranjak
dewasa sesuai dengan judul albumnya tersebut
Kesibukannya di bidang keartisan, tidak
melupakan kewajibannya untuk mengenyam pendidikan. Lulusan SMA Al-Izhar Pondok
Labu Jakarta ini diterima di Universitas Indonesia Jurusan Akuntansi melalui
jalur PMDK. Pilihannya mengambil Jurusan Akuntansi untuk meneruskan usaha orang
tuanya yang memiliki kantor Akuntan. Tasya Kamila mampu menyelesaikan
pendidikan sarjananya dengan predikat Cumlaude. Dia menjadi lulusan tercepat
pada saat wisuda karena masa kuliahnya yang hanya berlangsung 3,5 tahun.
Sederet prestasi yang membanggakan membuatnya terus bersemangat untuk
meneruskan pendidikan.
Tasya Kamila tak berhenti mengukir
prestasi setelah menyelesaikan jenjang sarjananya. Dia berkeinginan untuk
melanjutkan pendidikan pasca sarjananya di luar negeri. Pemilihan kampus di
luar negeri bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan menggali potensinya lebih
baik lagi. Tasya diterima S-2 di Columbia University Amerika dengan mengambil
jurusan Public Administration. Pemilihan
jurusan ini dikeluhkan kedua orang tuanya yang berharap tetap melanjutkan di
bidang Akuntansi. Pola kehidupan yang berbeda di Amerika, membuat Tasya menjadi
lebih mandiri karena mengurus kehidupannya sendiri.
Gadis cerdas ini mendapatkan beasiswa LPDP
untuk membiayai masa belajarnya di Amerika. Sebuah prestasi yang luar biasa
karena untuk lolos beasiswa LPDP harus melalui seleksi yang ketat. Tidak hanya
kecerdasan yang dibutuhkan untuk lolos beasiswa ini tetapi juga dibutuhkan
kemampuan kepemimpian yang baik. Sebuah semangat yang patut dicontoh dari
keinginan belajar seorang Tasya yang tidak berhenti walaupun telah sukses di
bidang dunia hiburan.
Tasya kamila mempunyai imipian besar untuk
menjadi seorang menteri yang sukses membangun bangsa. Keinginannya tersebut
diperjuangkan dengan terus belajar dan menggali potensi diri dengan menempuh
pendidikan di luar negeri. Awal mula cita-cita ini muncul saat Tasya menjadi
Duta Lingkungan hidup dan mendampingi Menteri Lingkungan hidup saat itu yaitu
Rachmat Witular. Kegiatannya di dunia sosial sebagai Duta Lingkungan,
membuatnya mendapat kesempatan untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan banyak
tokoh masyarakat. Walaupun saat ini dia belum mengetahui sebagai menteri apa
yang diinginkan kelak, Tasya tak henti belajar dan berprestasi untuk
mewujudkannya. Menurutnya jabatan sebagai Menteri merupakan pembantu Presiden
sehingga pasti dalam pemilihannya mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki.
Mendapatkan beasiswa dan
menjadi perwakilan Indonesia di universitas Luar Negeri menurut Tasya merupakan
sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Amanah itu berupa peran Tasya
ke masyarakat saat dia telah menyelesaikan pendidikannya dan kembali ke Indonesia.
Tasya Kamila merupakan contoh yang sangat inspiratif untuk diiikuti oleh
anak-anak jaman sekarang. Kesibukan dan kepopuleran tidak menghentikan
langkahnya bersekolah tinggi. Pemuda Indonesia seharusnya terus membuat karya
positif sesuai dengan bidangnya. Tasya menambahkan pesan untuk pemuda Indonesia
untuk bermimpi setinggi-tingginya dan jangan pernah ragu untuk mewujudkannya.

COMMENTS